oleh

Alek dan Wasim Sudah Melaporkan Terduga Pelaku Pungli Bantuan BST Pertanian Sumurgede ke-Polda Jabar

KARAWANG // HK JABAR – Alek Kasan dan Wasim warga Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang siap dituntut bila warga terdampak Covid-19 selaku penerima BST Pertanian yang sudah dicairkan belum lama ini tidak ada pungutan yang dilakukan oknum Kepala Dusun (Kadus) dan RT setempat.

Menurut Alek, warga setelah menerima bantuan didatangi oleh oknum Kadus dan RT lalu memungut uang hasil bantuan dengan dalih sebagai pengganti jasa.

“Saya merasa heran kenapa masih banyak yang menutup nutupi adanya pungutan bantuan dari pertanian itu,. Ini jelas Pungli, karena dilakukan oleh orang yang memiliki jabatan, gimana mau dibilang ikhlas, orang besarannya ditentukan, bukan alakadarnya, lagian nominalnya terlalu besar. Inikan sama dengan memanfaatkan keadaan, dan menyalah gunakan jabatan,” ungkap Alek, Rabu (11/11/2020).

Selain itu kata Alek, pemerintah Desa Sumurgede diduga dalam melakukan pendataan untuk menyalurkan bantuan hanya pada orang – orang terdekatnya, contohnya Edoy Ketua Rt 003/005 merima bantuan BST Pertanian, kemudian istrinya yang bernama Iyum dapat juga bantuan BST Pertanian juga, itukan suami istri masih dalam satu KK kok bisa.

“Saya tantang pemerintah Desa Sumurgede kalau emang ga ada pungli BST Pertanian, silahkan laporkan saya. Sekali lagi tidak ada kata pembinaan harus di proses secara hukum yang sudah menyalah gunakan jabatan dengan memungut bantuan tidak secara sukarela yang sudah menjadi hak masyarakat, demi tegaknya dan kepercayaan masyarakat pada penegak hukum.
Saya dan Wasim pada hari Senin tanggal 09/11/2020 sudah kirim surat langsung ke Polda Jabar CQ Dit Krimsus agar kasus ini ditindak lanjuti,” pungkas Alek.

(Sule)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed