oleh

7 Bulan Tak Terima Gaji, LBH Maskar Indonesia Siap Dampingi Ribuan Karyawan PT AJS Perjuangkan Hak-haknya

Poto.H.Nanang Komarudin.

7 Bulan Tak Terima Gaji, LBH Maskar Indonesia Siap Dampingi Ribuan Karyawan PT AJS Perjuangkan Hak-haknya

Karawang – Unjuk rasa yang digelar ribuan karyawan PT Anugerah Jaya Sedaya (AJS) di depan kantor Bupati Karawang pada Rabu (24/3/2021) kemarin, antara lain para buruh ini menuntut perusahaan yang terletak di Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat agar membayarkan gaji selama tujuh bulan.

Kedatangan mereka bermaksud ingin bertemu langsung dengan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana untuk menyampaikan keluh kesah dan tuntutannya.

Unjuk rasa ribuan karyawan PT.

Poto. Unjuk rasa ribuan karyawan PT.AJS dikantor Bupati Karawang .

Dimas Ayubila, salah seorang karyawan PT AJS, mengatakan, karyawan yang belum dibayar gajinya bervariatif, ada yang dua bulan hingga tujuh bulan belum menerima upah.

“Beda-beda. Ada yang dua bulan, tiga bulan sampai tujuh bulan belum digaji,” ucap Dimas.

Selain itu, kata Dimas, mereka juga belum mengetahui status mereka di perusahaan tersebut.

“Sampai saat ini belum mengetahui status kami, apakah sebagai karyawan kontrak atau karyawan tidak tetap.

Sekarang pabriknya sudah digembok. Makanya datang ke sini mau minta bantuan Ibu Bupati supaya bisa menyelesaikan masalah ini, khususnya mengenai hak gaji karyawan yang belum dibayar,” ungkapnya.

Menanggapi persoalan itu, H.Nanang Komarudin,SH,. selaku Ketua Umum LBH Maskar Indonesia yaang berkedudukan dijalan Cilamaya, Desa Mekarmaya, Kecamatan Cilamaya Wetan, angkat bicara. Menurutnya, perbudakan diera modern bukan hanya cuman diperas uangnya saat mereka hendak masuk kerja, bahkan keringat merekapun diperas tanpa menerima haknya, seperti yang saat ini menimpa ribuan karyawan PT.AJS Karawang.

“Kami LBH Maskar Indonesia sangat prihatin dengan apa yang menimpa ribuan sodara-sodara kita yang bekerja di PT AJS,” ungkapnya, Senin (29/03/2021).

“Kami seluruh jajaran Advokat dan Paralegal LBH Maskar Indonesia siap membantu, mendampingi para pekerja Ex PT.AJS Karawang dalam memperjuangkan hak-haknya. Juga siap membawa permasalahan ini keranah hukum baik pidana ataupun perdatanya,” tambah H.Nanang.

Pihaknya mendesak pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Karawang dan pihak ke-Polisian Resort Karawang untuk mengambil tindakan tegas terhadap seluruh jajaran direksi PT AJS yang jelas-jelas sudah meresahkan dan merugikan masyarakat.

“Penutupan kegiatan usaha PT AJS bukan berarti selesai permasalahan hukumnya, penutupan itu sipatnya lebih ke pencegahan agar tidak ada lagi korban baru. Tapi penegakan hukum pidana dan perdatanya tidak boleh berhenti sampai disitu,” pungkas H.Nanang. (Ir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed