oleh

Laka Beruntun di Labusel, Ini Nama Korbannya.

Labusel, (HK) – Kecelakaan beruntun antara Mobil bus PT. RAPI dengan  Nopol BK 7205 UA yang di kemudikan Ramses Sihombing kontra Mobar Truk dengan Nopol BM 8770 ZU yang dikemudikan Jasri kontra Mobus CV INTRA dengan Nopol BK 7835 TK yang di kemudikan Hotman Jaitur Sijabat menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 8 orang luka berat dan 9 orang luka ringan, Rabu (2/10/2019) sekitar pukul 01.30 WIB di Jalinsum Dusun Sri Pinang, Desa Perk. Perlabian, Kecamatan. Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan tepatnya di antara Km. 320 – 321 Medan menuju Kota Pinang.

“Benar ada 1 meninggal dunia, 8 luka berat dan 9 orang luka ringan akibat kecelakaan beruntun di Perlabian Labusel,” ujar Kanit Lakalantas Polres Labuhanbatu, Iptu Galih Ramadhan.

Adapun kronologis kejadian, Kata Iptu Galih semula Mobus PT RAPI BK 7205 UA yang di kemudikan Ramses Sihombing, melaju dengan kecepatan tinggi datang dari arah Kota Pinang menuju Medan, beriringan di depannya dengann satu unit Mobar yang tidak diketahui identitasnya, sedangkan Mobus CV INTRA BK 7835 TK yang di kemudikan Hotman Jaitur Sijabat dan Mobar Truk BM 8770 ZU yang dikemudikan Jasri datang dari arah berlawanan.

Setibanya di Jalinsum Dusun Sri Pinang Desa Perkebunan Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labusel antara KM 320 – 321 Medan menuju Kota Pinang, pengemudi Mobus PT RAPI BK 7205 UA mengambil jalur jalan ke kanan melewati as jalan untuk mendahului Mobar yang tidak diketahui identitasnya dan saat bersamaan dari arah depan dengan posisi berlawanan arah datang Mobus CV INTRA BK 7835 TK, sehingga pengemudi Mobus PT RAPI BK 7205 UA tidak dapat mengendalikan laju Mobusnya dan langsung menabrak bagian samping sebelah kanan Mobus CV INTRA BK 7835 TK, kemudian Mobus PT RAPI BK 7205 UA hilang kendali dan kembali menabrak Mobar Truk BM 8770 ZU yang berada di belakang Mobus CV INTRA BK 7835 TK.

Adapun nama-nama korban akibat kecelakaan beruntun tersebut yakni Arjuna Saragih Simarmata (18), warga PTPN V Perkebunan Tandum, Kabupaten Kampar, Riau meninggal dunia, Salim (18), warga Duri, Riau luka berat, Andreas (2), warga Kebun Pabelawan Timur luka berat, Supailina (43), warga Pematan Jaya Langkat luka berat, Boston Samosir (44), warga Kandis Riau luka berat, Supiani (38), warga Kebun Riau luka berat, Supiah (5), warga Kebun Riau luka berat, Edison (37), warga Tanjung Morawa Medan luka berat, Marino (47), warga Langkat luka berat.

Sementara korban luka ringan yakni Rahmawati (49), warga Pangkalan Brandan, Ibnu Rusdi (57), warga Pangkalan Brandan, Nurani (46), warga Palalawan Timur, Pani (31), warga Kandis Riau, Nenteria be Simanjuntak (57), warga Pangkalan Brandan, Dornauli (47), warga Pematang Siantar, Ika Agustina (19), warga Medan, Epi br Siregar (30), warga Kritang, Rina Nora (35), warga Kebun Riau. Dalam peristiwa ini, polisi menetapkan terduga pelaku pengemudi Mobus PT RAPI BK 7205 UA Ramses Sihombing, mengemudikan Mobusnya kurang hati – hati, dengan kecepatan tinggi dan mengambil jalur jalan ke kanan melewati as jalan untuk mendahului Mobar saat arus lalu lintas dari arah depannya tidak aman, sehingga menabrak Mobus CV INTRA BK 7835 TK dan Mobar Truk BM 8770 ZU yang datang dari arah berlawanan.(BS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed